PWNU Jatim Gelar Silaturahim dan Bukber, Khofifah, Saifullah Yusuf Beserta Jajaran Teras PBNU Turut Hadir

WhatsApp Image 2025-03-25 at 19.18.00

Al-Yasinionline.com – Surabaya, Ramadhan kali ini Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar silaturahim dan buka puasa bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se Jatim. Kegiatan ini bertempat di Aula KH M Hasyim Asy’ari Kantor PWNU Jatim, Jl Masjid Al-Akbar Timur, Gayungan, Kota Surabaya, Selasa (25/03/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Wakil Ketua Umum PBNU H Amin Said Husni, Sekjen PBNU H Saifullah Yusuf dan Ketua PWNU Jatim, KH Kikin A Hakim Mahfudz. Hadir pula Gubernur Jawa Timur Khofifah, Wakil Gubernur, Emil Dardak.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, menyampaikan pentingnya kolaborasi dan peningkatan kualitas program. Ia pun menyampaikan apresiasi atas kontribusi PWNU dan PCNU dalam pelaksanaan program yang dicanangkan PBNU.

“Saya kira PWNU dan PCNU berhak menerima ungkapan terima kasih dari PBNU. Hal ini kaitannya dengan segala dukungan dalam berbagai agenda yang dijalankan oleh PBNU,” jelasnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang itu meyakini seluruh pihak yang terlibat dapat merasakan manfaat program yang telah dijalankan selama ini. Disebutkan, program-program tersebut akan terus dilakukan hingga akhir masa khidmah.

“Dan saya yakin masing-masing dapat merasakam manfaatnya. Ini juga masih akan terus berjalan,” ungkapnya.

Sementara Ketua PWNU Jatim, KH Kikin A Hakim Mahfudz, menyebutkan bahwa dalam kegiatan ini tidak acara khusus selain untuk berkumpul dan silaturahim. Menurutnya, silaturahim merupakan hal yang sangat penting, khususnya bagi kalangan Nahdlatul Ulama.

“Silaturahim ini sangat penting. Kebersamaan dan kekompakan sangat penting. Hal ini nampak sederhana tetapi memiliki manfaat yang sangat besar,” tuturnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng ini menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan di bulan Ramadhan, sebuah momentum yang dianjurkan untuk menahan hawa nafsu.

Disebutkan, di momen puasa Ramadhan ini ada hikmah-hikmah penting. Di antaranya sebagaimana yang disampaikan Hadratussyeks KH M Hasyim Asy’ari, yaitu untuk merasakan lapar, karena saat itu nafsu duniawi menurun.

“Sehingga di momen ini Allah memberikan kesempatan kepada manusia untuk beribadah,” terangnya.

“Mudah-mudahan dengan ridha Allah semua rahmat dicurahkan kepada kita semua,” pungkasnya.

Acara tersebut, diawali dengan pembacaan doa pembuka oleh Wakil Rais PWNU Jatim KH Agoes Ali Masyhuri. Dalam acara itu juga dimeriahkan penyerahan sertifikat wakaf secara simbolis kepada 9 PCNU tercepat-terbanyak.

Terkini

Trending

Tafsir